PAPUA — Al-Hilal tidak hanya berhenti pada perburuan bintang lapangan. Manajemen klub mengumumkan langkah besar di luar lapangan dengan membentuk jajaran manajemen olahraga khusus yang terdiri dari para profesional berpengalaman. Langkah ini merupakan bagian dari visi institusional jangka panjang untuk menciptakan sistem olahraga berkelanjutan yang mampu bersaing di level tertinggi.
Simon Francis resmi menjabat sebagai Direktur Teknis Sepak Bola Al-Hilal. Pria Inggris ini menghabiskan 15 tahun di Bournemouth, awalnya sebagai pemain sebelum beralih ke posisi administratif. Ia kemudian memimpin strategi olahraga, perekrutan, dan pengembangan di klub Premier League tersebut.
Manajemen Al-Hilal menilai pengalaman Francis dalam membangun Bournemouth di tengah persaingan ketat dan perubahan besar sangat relevan. "Kami memanfaatkan pengalamannya untuk memimpin proyek olahraga baru ini," demikian pernyataan klub, Senin (15/4).
Selain Francis, Al-Hilal membentuk sejumlah posisi baru dalam struktur manajemen olahraga. Klub mengumumkan perekrutan Manajer Rekrutmen, Manajer Pencari Bakat, Pencari Bakat Teknis Utama, dan Manajer Operasional.
Para pejabat ini akan bertanggung jawab langsung atas pelaksanaan strategi olahraga klub. Mereka mengawasi urusan rekrutmen, pengembangan pemain, dan pencarian bakat untuk memastikan integrasi kerja antar departemen. Langkah ini diyakini akan berdampak positif pada kinerja teknis dan administratif tim utama.
Al-Hilal selama ini dikenal dengan belanja pemain mahal seperti Neymar dan Aleksandar Mitrovic. Namun, manajemen sadar bahwa dominasi berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pembelian pemain bintang. Sistem rekrutmen dan pengembangan yang solid menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing di Liga Arab Saudi, Liga Champions Asia, dan Piala Dunia Antarklub.
Proyek pengembangan sistem sepak bola ini akan berlanjut sesuai rencana yang telah disetujui. Klub menegaskan akan mengumumkan perkembangan tahap selanjutnya dalam waktu dekat. "Ini adalah upaya untuk memperkuat keberlanjutan kesuksesan serta mempertahankan daya saing di tingkat lokal, kontinental, dan internasional," tulis pernyataan resmi Al-Hilal.