TIMIKA — Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyerahkan penghargaan kepada seluruh personel yang sukses menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Yahukimo. Pemberian apresiasi ini berlangsung di Aula Batalyon 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Selasa (28/7/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, keberanian, serta profesionalisme personel yang bertugas di tengah medan geografis Papua yang berat, kondisi cuaca ekstrem, dan keterbatasan akses menuju sejumlah wilayah.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur secara terpadu. Mulai dari tim kesehatan, awak Helikopter Caracal, awak Helikopter Bell, awak pesawat Caravan, hingga personel unsur penindak dan pengamanan.
Setiap unsur menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing sambil saling mendukung dalam satu komando. Hal ini untuk memastikan misi kemanusiaan dapat dilaksanakan dengan aman, cepat, dan bermartabat.
Misi utama operasi ini adalah mengevakuasi jenazah seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat serta dua jenazah pasangan suami istri yang menjadi korban penembakan di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Mayjen TNI Yudha Airlangga menyebut keberhasilan operasi tidak terlepas dari sinergi, koordinasi, serta kerja sama seluruh personel yang menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, berbagai hambatan di lapangan seperti kondisi geografis yang sulit, cuaca ekstrem, dan lokasi terisolasi tidak mengurangi semangat para prajurit dalam menyelesaikan misi kemanusiaan.
"Prajurit di lapangan adalah prajurit yang hebat. Mereka mengabdikan tenaga, pikiran, serta jiwa dan raga tanpa mengenal lelah demi menjaga kedaulatan, melindungi rakyat, dan menjalankan misi kemanusiaan dengan menghadapi medan berat, cuaca ekstrem, hingga wilayah yang terisolasi," ujar Mayjen TNI Yudha Airlangga.
Pangkoops menilai seluruh personel yang terlibat telah memperlihatkan keberanian, kedisiplinan, loyalitas, serta profesionalisme yang menjadi kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan setiap tugas.
Pemberian penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan operasi. Lebih dari itu, ini merupakan penghormatan terhadap semangat pengabdian para personel yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab di tengah berbagai tantangan dan risiko.
Penghargaan juga bertujuan memperkuat semangat, menjaga moral, serta mendorong peningkatan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas-tugas berikutnya. Koops TNI Habema menegaskan akan terus memperkuat kesiapan dan kemampuan personel dalam menjalankan berbagai tugas di wilayah Papua, termasuk misi kemanusiaan yang mengedepankan kerja sama, profesionalisme, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, TNI akan terus menjalankan perannya dalam menjaga kedaulatan negara, melindungi masyarakat, serta melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.