JAYAPURA — PT PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Papua dan Papua Barat bersama PT PLN Nusantara Power memastikan kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem. Pemeliharaan menyeluruh dilakukan untuk menjamin kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat Papua.
Manajer PLN UPK Papua dan Papua Barat, Nova Ardyanto, menyatakan PLTA Orya Genyem memiliki peran strategis dalam Sistem Jayapura. Pembangkit berkekuatan 20 MW ini menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) di wilayah tersebut.
"Pemeliharaan yang kami lakukan ini merupakan salah satu langkah untuk menjaga keandalan pembangkit sehingga masyarakat Papua memperoleh layanan kelistrikan yang optimal, terutama menjelang HUT Ke-81 Republik Indonesia," kata Nova di Jayapura, Jumat.
Nova menjelaskan, rangkaian pemeliharaan diawali dengan inspeksi dan evaluasi teknis terhadap seluruh mesin pembangkit. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi kondisi peralatan secara dini sebelum memasuki masa beban puncak.
"Guna menjaga keandalan operasional maka pembangkit perlu terus dijaga melalui pemeliharaan berkala sehingga mampu memberikan pasokan listrik yang stabil dan andal bagi pelanggan," ujarnya.
Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, kualitas, dan ketepatan waktu. Sinergi antarunit di lingkungan PLN Group menjadi kunci kelancaran proses pemeliharaan ini.
PLTA Orya Genyem memiliki kapasitas terpasang 20 MW yang terbagi dalam dua unit pembangkit, masing-masing berkapasitas 10 MW. Sebagai pembangkit berbasis air, fasilitas ini menjadi bukti komitmen PLN dalam mendukung transisi energi di tanah Papua.
Keberadaan PLTA ini tidak hanya menjaga keandalan sistem, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil. Pasokan listrik yang stabil dari energi bersih menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat Jayapura.
Pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk memastikan sistem kelistrikan di Papua tetap andal. Dengan demikian, pemanfaatan EBT untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.