JAYAPURA — Rombongan tokoh adat wilayah Saireri mendatangi ruang lobi DPR Papua untuk menyerahkan langsung naskah deklarasi DOB Papua Utara. Kedatangan mereka dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat Waropen di Tanah Tabi, Karlos Sawaki, bersama Sekretaris Timotius Raiwaki.
Ikut dalam rombongan Ferri Airy dari Dewan Adat Masyarakat POM, Niko Ansanai selaku Ketua Ikatan Serui Bersatu, serta Lukson Wanggai dari Kerukunan Keluarga Besar Ambai Jayapura. Dua perwakilan tokoh pemuda Saireri, Zakarias Imbiri dan Cone Woru, turut hadir.
Deklarasi yang diserahkan merupakan hasil pertemuan tokoh adat dari empat kabupaten: Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Kepulauan Yapen. Pertemuan berlangsung di Pendopo Lembaga Masyarakat Adat Waropen, Tanah Tabi, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Rabu (23/9).
Naskah deklarasi itu kemudian dibawa ke DPRP sehari berselang. Pihak dewan menerima rombongan secara langsung di ruang lobi.
Ketua DPRP Denny Henrry Bonai menerima rombongan bersama Wakil Ketua I Herlin Beatrix Maryke Monim dan Wakil Ketua II Mukry Mauritz Hamadi. Sejumlah anggota dewan turut mendampingi, antara lain Johanes Markus Wakum, Yulianus Rumboisano, Dina Laura Rumbiak, dan Musa Yosep Sombuk.
Pertemuan berlangsung tertutup bagi liputan media. Rilis resmi menyebut pertemuan membahas dua tuntutan utama masyarakat adat Saireri.
Tuntutan pertama, penyerahan naskah deklarasi agar DPRP mendukung seluruh proses DOB Papua Utara yang telah masuk di DPR RI. Tuntutan kedua menyangkut pembentukan panitia khusus di tingkat provinsi.
Karlos Sawaki meminta seluruh anggota DPRP asal wilayah adat Saireri—baik dari jalur partai politik maupun kursi pengangkatan—bersatu membentuk Pansus DOB Papua Utara.
"Kedua, kami meminta seluruh anggota DPRP asal wilayah adat Saireri—baik dari jalur partai politik maupun kursi pengangkatan—bersatu segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) DOB Papua Utara. Ini adalah suara masyarakat adat. Pansus itu harga mati, tidak bisa ditawar," tegas Karlos dalam rilisnya.
Wilayah Saireri mencakup empat kabupaten di pesisir utara Papua: Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Kepulauan Yapen. Keempatnya menjadi basis utama deklarasi DOB Papua Utara.
Lembaga Masyarakat Adat Waropen di Tanah Tabi menjadi penyelenggara pertemuan Rabu lalu. Sejumlah organisasi kekerabatan dan pemuda Saireri terlibat dalam penyusunan naskah deklarasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DPRP mengenai tindak lanjut tuntutan pembentukan pansus tersebut.