PAPUA — FIFA menyediakan kompensasi finansial bagi klub yang pemainnya cedera saat membela tim nasional, dengan syarat cedera baru membuat pemain absen minimal 28 hari. Sejumlah pemain Premier League seperti Bruno Fernandes dan Kai Havertz sudah mengalami cedera di jeda internasional September-Oktober yang masih menyisakan dua putaran pertandingan.
Program bernama FIFA Club Protection Programme itu menanggung kerugian klub berdasarkan gaji pemain, bukan nilai kontrak secara keseluruhan. Cakupannya berlaku untuk pertandingan internasional kategori "A" yang dimainkan sesuai kalender pertandingan FIFA.
Periode perlindungan dimulai sejak pemain meninggalkan kediaman atau markas klub untuk bergabung dengan timnas. Perlindungan berakhir pada tengah malam waktu setempat saat pemain kembali ke rumah, atau 48 jam setelah meninggalkan tim nasional, mana yang lebih dulu terjadi.
Batas maksimal kompensasi yang bisa diklaim klub mencapai 7,5 juta euro untuk satu pemain. Pembayaran dilakukan dengan skema harian pro rata sebesar 20.548 euro per hari, dengan durasi maksimal 365 hari.
Artinya, seorang pemain yang absen setahun penuh karena cedera di timnas bisa menghasilkan klaim mendekati plafon tersebut. Namun hanya kompensasi gaji yang ditanggung — bonus dan pembayaran satu kali dalam kontrak pemain tidak dihitung.
FIFA membayar kompensasi itu langsung ke klub, bukan melalui asosiasi sepak bola nasional. Skema ini dirancang melindungi klub dari beban finansial saat kehilangan pemain di luar kepentingan kompetisi domestik.
Klub hanya berhak atas kompensasi jika pemain mengalami cedera baru selama bertugas bersama negaranya. Cedera itu juga harus membuat pemain absen setidaknya 28 hari berturut-turut dari latihan penuh atau pertandingan.
Cedera lama yang kambuh selama periode internasional tidak termasuk dalam cakupan. Pengecualian berlaku jika cedera tersebut kambuh kurang dari 30 hari setelah pemain kembali — dalam kasus itu klub tetap berhak atas kompensasi.
Pembayaran dihentikan jika pemain kembali berlatih penuh atau bermain, kontraknya berakhir, atau klub sudah menerima jumlah maksimal untuk pemain tersebut. Program ini juga tidak menanggung pemain yang sakit, cacat permanen, meninggal, atau cedera akibat perbuatan sendiri.
Jeda internasional September-Oktober kali ini memakan korban dari sejumlah klub Premier League. Bruno Fernandes, Cody Gakpo, Alexander Isak, Nico O'Reilly, Kai Havertz, Brian Brobbey, dan Dan Ballard tercatat mengalami cedera saat membela negara masing-masing.
Di luar Inggris, penyerang Real Madrid sekaligus kapten timnas Prancis Kylian Mbappe juga mengalami cedera pada periode yang sama. Dua putaran pertandingan internasional masih tersisa, sehingga potensi tambahan korban masih terbuka.
Klub-klub yang kehilangan pemain dalam waktu lama bisa mengajukan klaim ke FIFA selama memenuhi syarat durasi absen dan jenis cedera. Prosedur ini menjadi salah satu mekanisme perlindungan klub di tengah padatnya kalender sepak bola internasional.