PAPUA — KONI Jember memberangkatkan tiga petinju binaan Pertina Jember untuk memperkuat kontingen Jawa Timur di Kejuaraan Nasional Jakarta pada 19-25 Oktober 2026. Pelatih Pertina Jember Rendra Dwi Jaya memperkirakan dua dari tiga atlet berpeluang meraih medali karena pengalaman bertanding yang sudah cukup.
Pertemuan berlangsung di sekretariat Pertina Jember. Ketua KONI Jember Ervan Friambodo datang bersama jajaran pengurus dan Deta Irama Kasih dari Disporabudpar Jember, menemui Ketua Pengkab Pertina Jember Roni, pelatih Rendra Dwi Jaya, serta para petinju yang dipersiapkan ke level nasional.
Kunjungan itu menjadi bagian dari rangkaian dialog KONI Jember dengan cabang olahraga dan atlet. Sebelumnya, KONI Jember memberi pelatihan khusus kepada para pelatih lewat pendekatan ilmu kedokteran dan olahraga.
Ervan menegaskan, pembinaan atlet tidak bisa langsung berorientasi pada status rising star. Ada tahapan yang mesti dilalui lebih dulu, yakni membangun performa secara bertahap dan konsisten.
"Kalau menjadi rising star itu masih jauh. Sebelum menjadi rising star, harus rising performance dulu," ujar Ervan saat mengunjungi Pertina Jember, Senin (5/10/2026).
Pesan itu ia sampaikan langsung di hadapan para petinju. Menurut Ervan, proses latihan, peningkatan kemampuan, kedisiplinan, mental bertanding, dan keberanian menghadapi lawan sama pentingnya dengan hasil akhir di atas ring.
"Yang terpenting adalah bagaimana setiap pertandingan membuat performa kita naik. Jangan takut dengan lawan. Percaya dengan proses latihan yang sudah dijalani dan keluarkan kemampuan terbaik saat bertanding," pesannya.
Rendra Dwi Jaya menyebut tiga atlet Jember akan diberangkatkan ke Kejurnas Jakarta. Dari jumlah itu, dua petinju diyakini punya peluang lebih besar meraih medali karena jam terbang yang sudah terbangun.
"Dari tiga atlet yang kami kirim, perkiraan kami ada dua atlet yang bisa mendapatkan medali. Dua atlet tersebut memang sudah kaya pengalaman," kata Rendra.
Meski begitu, seluruh atlet tetap disiapkan untuk tampil maksimal. Pengalaman menjadi salah satu modal, namun mental, disiplin, strategi, dan konsistensi selama pertandingan ikut menentukan performa di atas ring.
Ervan menilai tampil di level nasional adalah kesempatan penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Para petinju diminta tampil percaya diri dan tidak terbebani nama besar lawan.
Kejuaraan Nasional di Jakarta pada 19-25 Oktober 2026 menjadi panggung bagi petinju Jember untuk bersaing dengan atlet terbaik dari berbagai daerah. Kontingen Jawa Timur berharap sumbangan medali dari sektor tinju amatir.
KONI Jember berharap keikutsertaan tiga petinju tersebut bukan hanya soal target medali. Kejurnas menjadi bagian dari proses panjang pembinaan olahraga di Jember, dari peningkatan performa menuju prestasi yang lebih tinggi.