PUNCAK JAYA — Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyusuri sejumlah area di Distrik Muara sambil memantau situasi keamanan dan aktivitas masyarakat. Interaksi berlangsung cair ketika personel bertemu anak-anak di jalur patroli, mengajak mereka bercanda, dan membagikan makanan ringan.
Kehadiran personel disambut antusias oleh anak-anak yang tampak gembira berinteraksi dengan anggota Satgas. Pendekatan itu menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah.
Warga Distrik Muara: Keamanan Terjaga Berkat Kehadiran Satgas
Warga Distrik Muara, Philipus Wadu, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan personel membuat situasi keamanan di Distrik Muara tetap terjaga.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Damai Cartenz yang selalu hadir di Distrik Muara sehingga keamanan di wilayah ini dapat terjaga. Kami juga senang melihat banyak kegiatan positif yang dilakukan, seperti menyapa dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat serta berbagi makanan kepada anak-anak," ujar Philipus.
Ia berharap komunikasi antara personel Satgas dan masyarakat terus terjalin sehingga suasana aman dan nyaman di Distrik Muara dapat dipertahankan.
Irjen Pol. Faizal Ramadhani: Menyapa Warga Bagian dari Pendekatan Humanis
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan patroli tidak hanya dilakukan untuk memantau situasi keamanan. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi personel untuk berkomunikasi dengan masyarakat.
"Patroli tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk hadir dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Ketika personel menyapa warga, berbincang dan berinteraksi dengan anak-anak, hal tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang kami kedepankan," ujar Faizal.
Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan warga. Hal-hal sederhana seperti menyapa dan berbagi makanan kepada anak-anak dinilainya dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik.
Patroli Jalan Kaki Dinilai Lebih Dekat dengan Warga
Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyebut patroli jalan kaki memberi ruang bagi personel untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung. Selain memastikan situasi kamtibmas, personel dapat mendengarkan kondisi warga dan berinteraksi dengan anak-anak.
"Patroli jalan kaki memungkinkan personel untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selain memastikan situasi kamtibmas, personel dapat menyapa warga, mendengarkan kondisi mereka dan berinteraksi dengan anak-anak. Kami mendorong agar setiap pelaksanaan tugas pengamanan tetap mengedepankan sikap humanis," ujar Adarma.
Menurutnya, komunikasi langsung memudahkan warga menyampaikan kondisi maupun hal-hal yang mereka rasakan kepada personel. Kegiatan seperti patroli dialogis dan interaksi bersama masyarakat akan terus didorong sebagai bagian dari upaya menjaga suasana aman dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Muara terpantau aman. Aktivitas warga berjalan normal dan patroli berlangsung lancar.