Pencarian

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Soroti Infrastruktur Wisata NTT Belum Memadai

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:53:01 WIB
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Soroti Infrastruktur Wisata NTT Belum Memadai
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Carmen Lamba menjadi narasumber dalam program Tamu Malam Pro 2 RRI Kupang, Sabtu (3/10/2026).

PAPUA — Putri Pariwisata Indonesia 2026 Carmen Lamba menilai potensi wisata Nusa Tenggara Timur sangat besar, tetapi akses jalan, transportasi, dan akomodasi ke sejumlah destinasi masih belum memadai. Penilaian itu disampaikannya dalam program Tamu Malam Pro 2 RRI Kupang, Sabtu (3/10/2026). Kondisi tersebut dinilainya menjadi pekerjaan rumah bersama pemerintah, masyarakat, dan generasi muda.

Carmen menyoroti masih banyak daerah wisata di NTT yang punya potensi besar tetapi belum tersentuh wisatawan. Penyebab utamanya bukan soal daya tarik, melainkan ketersediaan akomodasi, transportasi, dan kondisi jalan menuju lokasi.

"Karena sebenarnya banyaknya daerah wisata yang potensinya besar tapi belum tersentuh, karena akomodasi transportasinya, jalannya itu belum memadai," kata Carmen dalam siaran tersebut.

Menurut Carmen, NTT menyimpan kekayaan alam dan budaya yang beragam. Namun kekayaan itu butuh dukungan infrastruktur agar wisatawan bisa menjangkaunya dengan mudah.

Destinasi Potensial yang Terkendala Akses

Carmen tidak menyebut daftar destinasi secara rinci, tetapi menegaskan persoalan akses menjadi penghambat utama. Destinasi dengan pemandangan menarik kerap sulit dijangkau karena jalan rusak atau minimnya pilihan transportasi umum.

Kondisi ini dinilainya sebagai pekerjaan rumah yang perlu dipikirkan bersama. Tanpa perbaikan akses, potensi wisata di berbagai kabupaten di NTT berisiko tidak berkembang maksimal.

Kolaborasi Pemerintah, Warga, dan Anak Muda

Carmen menilai pembangunan pariwisata tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Pemerintah, masyarakat lokal, dan generasi muda perlu berkolaborasi menciptakan pengembangan destinasi yang berkelanjutan.

Ia mencontohkan pengalamannya bersama komunitas Titik Nadi dalam mengangkat kembali Bukit Kezimara di Ende. Kawasan itu sebelumnya sempat viral, lalu kembali diperkenalkan lewat kegiatan bertajuk The Golden Landscape of Kezimara.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak muda diajak melihat kembali potensi destinasi sekaligus kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian. Pendekatan ini menggabungkan promosi wisata dengan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Harapan untuk Pariwisata NTT

Sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2026, Carmen berharap semakin banyak destinasi di NTT yang berkembang dan dikenal masyarakat luas. Menurutnya, keindahan alam NTT harus diikuti akses yang memungkinkan wisatawan menikmati potensi tersebut secara langsung.

Bagi traveler yang berencana ke NTT, kondisi infrastruktur yang disebut Carmen perlu jadi pertimbangan. Sejumlah destinasi populer seperti Labuan Bajo memang sudah memiliki akses relatif baik, tetapi kawasan di luar itu bisa menuntut perencanaan lebih matang.

Informasi terkini soal rute, kondisi jalan, dan pilihan akomodasi menuju destinasi tertentu di NTT dapat dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat sebelum berangkat.

Follow www.papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks