JAYAPURA — Jorgen Tawane mengatakan regenerasi pengurus asrama menjadi pintu masuk bagi mahasiswi Mamberamo Raya untuk berkembang, baik secara pribadi maupun dalam pendidikan. Pelantikan tersebut menandai pergantian kepemimpinan di asrama yang menampung mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura.
"Harapan saya untuk bagaimana generasi-generasi muda ini ke depan berprestasi secara ilmu dan secara kemanusiaan," kata Jorgen.
Menurut Jorgen, para mahasiswi yang tinggal di asrama menempuh studi di sejumlah kampus berbeda. Pengembangan generasi muda dinilainya sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Mamberamo Raya ke depan.
Siapa yang Bertanggung Jawab atas Asrama Mamberamo Raya di Jayapura?
Jorgen menjelaskan, HPM-MR memegang tanggung jawab atas asrama dan ikatan mahasiswa Mamberamo Raya di Jayapura berdasarkan mandat dari pemerintah. Ia menyebut himpunan sebagai wadah tertinggi untuk melihat perkembangan generasi muda di bermacam kota studi.
"Himpunan adalah wadah tertinggi untuk bagaimana melihat generasi-generasi yang ada di bermacam kota studi," ujarnya.
Jorgen memastikan HPM-MR siap menjalankan proses selanjutnya bersama organisasi dan asrama mahasiswa Mamberamo Raya di Jayapura.
Anjali Inyara: Kesalahpahaman Antarpenghuni Jadi Prioritas Pertama
Anjali Inyara untuk kali pertama memimpin Asrama Putri Mamberamo Raya. Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji menjalankan tugas sebaik mungkin bagi penghuni asrama.
"Saya sangat bersyukur sekali hari ini bisa dilantik. Saya berharap nanti ke depannya bisa menjadi ketua yang baik bagi teman-teman di asrama dan akan membuat teman-teman maju lebih baik lagi ke depannya," kata Anjali.
Ia menyebut kesalahpahaman antarpenghuni sebagai persoalan yang kerap muncul di asrama. Penanganannya, menurut Anjali, dilakukan lewat evaluasi bersama dan berdamai.
"Di asrama sering terjadi kesalahpahaman dan saya biasanya langsung ambil keputusan untuk kita evaluasi dan kita berdamai," ujarnya.
Pesan Alumni: Jaga Kepercayaan Orang Tua, Selesaikan Pendidikan
Alumni Asrama Mamberamo Raya, Anton J. Sembai, berpesan agar pengurus baru menjaga kepercayaan yang diberikan. Menurut dia, pengurus bertanggung jawab atas adik-adik yang tinggal di asrama, termasuk menjaga keamanan dan kondisi lingkungan, kegiatan organisasi, serta proses belajar.
Anton menyebut kehidupan di asrama berbeda dengan hidup bersama keluarga atau tinggal di tempat kos.
"Ketika adik-adik diberikan kepercayaan itu, harus dijaga sebaik mungkin," kata Anton.
Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan belajar di Jayapura adalah kepercayaan dari orang tua. Mahasiswa diharapkannya tidak hanya datang ke Jayapura, tetapi menyelesaikan pendidikan dan kembali membangun Mamberamo Raya.
"Orang tua kalian memberikan kepercayaan untuk datang belajar, menuntut ilmu, itu tidak pernah sia-sia buat generasi muda Mamberamo Raya ke depan," ujarnya.
"Kalian datang karena punya tujuan dan belajar untuk menjadi orang yang sukses sehingga balik membangun Mamberamo Raya seperti apa yang diharapkan oleh orang tua yang ada disana," kata Anton.