Pencarian

Pelindo Jayapura Catat Arus Barang Non Petikemas Naik 101,3 Persen hingga Agustus 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:15:01 WIB
Pelindo Jayapura Catat Arus Barang Non Petikemas Naik 101,3 Persen hingga Agustus 2026
Arus barang non petikemas di Pelabuhan Jayapura mencapai 132.618 ton hingga Agustus 2026.

Pelindo Regional 4 Jayapura mencatat arus barang non petikemas di Pelabuhan Jayapura mencapai 132.618 ton hingga Agustus 2026, melonjak 101,3 persen dibanding periode sama 2025 yang hanya 65.879 ton. Kenaikan tajam itu diikuti pertumbuhan arus peti kemas 11,2 persen dan arus penumpang yang menembus 196.011 orang. General Manager Pelindo Jayapura Ramdan Affan Kiai Demak menyebut lonjakan ini sebagai peluang sekaligus tanggung jawab menjaga kualitas layanan.

JAYAPURA — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Jayapura mencatat pertumbuhan menyeluruh pada seluruh indikator lalu lintas pelabuhan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Selain barang non petikemas yang hampir dua kali lipat, arus peti kemas naik dari 56.008 TEUs menjadi 62.273 TEUs atau tumbuh 11,2 persen.

Arus kapal juga meningkat dari 2.683.108 GT menjadi 2.728.536 GT. Sementara arus penumpang bertambah dari 186.654 orang menjadi 196.011 penumpang pada periode yang sama.

Mengapa Kenaikan Arus Barang di Pelabuhan Jayapura Begitu Besar

Ramdan Affan Kiai Demak menilai karakteristik geografis Papua menjadikan konektivitas laut sebagai tulang punggung rantai distribusi. Pelabuhan tidak sekadar tempat kapal bersandar, tetapi simpul yang menghubungkan barang, masyarakat, dan aktivitas ekonomi antardaerah.

"Pertumbuhan ini mengenai peningkatan angka, tetapi bagaimana aktivitas tersebut dapat kami layani dengan semakin baik dengan terus menjaga keandalan operasional, keselamatan, efisiensi, serta kualitas pelayanan," kata Ramdan di Jayapura.

Menurutnya, volume yang terus naik menuntut kesiapan operasional yang setara. Peningkatan produktivitas harus berjalan seiring aspek keselamatan dan mutu layanan.

Transformasi Pascamerger dan Dampaknya bagi Distribusi Papua

Ramdan menyatakan transformasi Pelindo pascamerger tidak berhenti pada integrasi organisasi. Aset, infrastruktur, dan sumber daya diarahkan dikelola secara produktif untuk memperkuat konektivitas dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Papua.

"Dengan melihat pertumbuhan tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi Pelindo untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan volume dan kualitas layanan," ujarnya.

Pelabuhan Jayapura melayani arus barang dan penumpang dari berbagai kabupaten/kota di Papua serta menjadi titik transit distribusi kebutuhan pokok. Lonjakan barang non petikemas mengindikasikan meningkatnya pasokan material dan komoditas yang masuk melalui jalur laut.

Jaga Keandalan Operasional di Tengah Lonjakan Volume

Pelindo Regional 4 Jayapura menyatakan akan terus memperkuat layanan kepelabuhanan seiring mobilitas masyarakat dan aktivitas bongkar muat yang meningkat. Fokusnya menjaga keandalan operasional harian agar pertumbuhan arus tidak mengorbankan waktu sandar dan kelancaran distribusi.

Bagi pelaku usaha di Papua, kepastian layanan pelabuhan menentukan kelancaran pasokan ke kabupaten-kabupaten yang bergantung pada jalur laut. Kualitas layanan yang stabil menjadi kunci menjaga harga barang tetap terkendali di daerah terpencil.

Follow www.papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks