PAPUA — Stasiun yang beralamat di 425 KY-80 ini beroperasi 24 jam penuh dan menjadi satu-satunya proyek di Kentucky dalam gelombang awal ekspansi ini. PowerUp mengonfirmasi bahwa 11 lokasi sisanya saat ini masih dalam tahap pengembangan di negara bagian Georgia.
Setiap stasiun dilengkapi empat unit Kempower Flex Satellite yang mendukung dua standar konektor sekaligus: NACS (standar Tesla) dan CCS1 (standar umum Amerika Utara). Total daya 800 kW yang tersebar di seluruh charger memungkinkan pengisian cepat untuk berbagai model EV.
PowerUp juga merancang tata letak khusus dengan jalur pull-through — pengemudi tidak perlu mundur — untuk mengakomodasi kendaraan besar seperti truk pikap dan mobil yang menarik trailer. Area pengisian juga dilengkapi kanopi pelindung dari cuaca.
Kehadiran stasiun ini mengisi celah layanan di kawasan yang selama ini minim akses pengisian cepat publik. Berbeda dengan koridor jalan tol antarnegara bagian Kentucky yang relatif terlayani, rute KY-80 di wilayah tenggara selama ini menjadi titik rawan bagi pengguna EV yang melintas. Lokasi baru ini memberikan opsi andal bagi pengemudi lokal maupun pelancong yang menyusuri kawasan tersebut.
Proyek kolaborasi Kempower dan PowerUp ini menargetkan total 12 stasiun yang tersebar di Kentucky dan Georgia. Monil Malhotra, Presiden Kempower Amerika Utara, menyatakan dalam rilis resmi, Kami merayakan peluncuran stasiun baru PowerUp di Kentucky dan berkomitmen untuk terus memperluas akses ke solusi pengisian cepat yang dirancang dengan mempertimbangkan pengemudi, di kawasan yang sangat penting bagi adopsi EV.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kempower memperkuat jejaknya di pesisir timur AS setelah sebelumnya mengumumkan kerja sama serupa dengan Blink Charging.