SENTANI — Ribuan warga dan aparat keamanan memadati kawasan Gunung Cycloop, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (10/8/2026). Mereka hadir dalam Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih raksasa untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bendera berukuran 120x80 meter itu terbentang di tengah panorama pegunungan Papua. Momen puncak terjadi ketika seluruh peserta memberikan penghormatan kepada Sang Saka diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Gegap Gempita Kirab dari Tari Yospan hingga Drumband Pelajar
Rangkaian acara dimulai dengan penampilan Tari Yospan dari Sanggar Tari SMKS YPKP Sentani. Tarian khas Papua itu menjadi simbol kebersamaan antara masyarakat, generasi muda, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Pelepasan kirab dilakukan langsung oleh Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga, didampingi Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang. Rombongan berjalan kaki sejauh satu kilometer diiringi Grup Drumband SMKS YPKP Sentani menuju Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih.
Pesan Pangkoops TNI Habema: NKRI Harga Mati dari Tanah Papua
Mayjen TNI Yudha Airlangga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, berkibarnya Merah Putih di Gunung Cycloop adalah pesan nyata bahwa semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus menyala dari Bumi Cenderawasih.
"Semangat mempertahankan persatuan dan keutuhan NKRI terus menyala dari Papua untuk Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata penguatan nasionalisme di wilayah paling timur Indonesia.
Pelajar Papua Jadi Simbol Estafet Perjuangan Bangsa
Keterlibatan pelajar dalam kirab menjadi perhatian tersendiri. Kehadiran generasi muda Papua dalam pembentangan bendera raksasa menunjukkan peran mereka dalam meneruskan perjuangan bangsa serta menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
Dari lereng Gunung Cycloop, dentuman drumband dan langkah ribuan peserta berbaur dalam satu irama. Tarian Yospan yang membuka acara hingga penghormatan kepada bendera menjadi gambaran utuh semangat persatuan yang tumbuh dari kebersamaan di Tanah Papua.