SERUI — Antusiasme masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen melampaui ekspektasi panitia dalam Konvoi Merah Putih yang digelar Kodim 1709 Yapen Waropen. Awalnya diperkirakan hanya 500 orang berdasarkan undangan yang disebar ke sejumlah paguyuban dan komunitas sepak bola, namun realisasinya membengkak dua kali lipat menjadi lebih dari seribu peserta.
Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, Komandan Kodim 1709 Yapen Waropen, mengaku tak menyangka tingginya animo tersebut. "Saat rapat kami memperkirakan peserta sekitar 500 orang. Namun dalam pelaksanaannya jumlah peserta mencapai dua kali lipat. Ini menunjukkan animo masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen sangat luar biasa," ujarnya.
Semarak Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebangsaan
Konvoi yang start dari bandara lama Serui dan finis di Alun-alun Trikora itu diikuti berbagai komunitas masyarakat serta pendukung tim nasional peserta Piala Dunia 2026. Sepanjang rute, Bendera Merah Putih dikibarkan sebagai simbol bahwa perbedaan dukungan terhadap klub atau negara tidak mengurangi rasa cinta tanah air.
"Walaupun berbeda dukungan terhadap negara atau tim sepak bola, kita tetap bisa bergabung sambil memegang Bendera Merah Putih. Sepak bola harus menjadi sarana kebersamaan, bukan untuk memecah belah. Semua bisa berpawai bersama dengan kompak," kata Baskoro.
Mengibarkan Bendera Sejak Dini Sambut HUT ke-81 RI
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh warga untuk mulai mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurut Baskoro, konvoi tersebut merupakan wadah silaturahmi bagi berbagai komunitas untuk merayakan semangat persatuan dalam balutan merah putih.
Konvoi berlangsung meriah dan tertib, mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati sejumlah ruas jalan di Kota Serui. Pihak Kodim berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat nasionalisme serta menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan pengibaran bendera di setiap sudut kampung dan kelurahan.