Pencarian

Kunjungan Wisman ke Papua Naik 26,39 Persen pada Juni 2026, Wisatawan Oseania Mendominasi

Kamis, 06 Agustus 2026 • 12:06:31 WIB
Kunjungan Wisman ke Papua Naik 26,39 Persen pada Juni 2026, Wisatawan Oseania Mendominasi
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Papua tercatat naik 26,39 persen pada Juni 2026.

JAYAPURA — Angka kunjungan wisatawan asing ke Papua menunjukkan tren penguatan pada pertengahan tahun ini. BPS Provinsi Papua merilis data yang menempatkan Juni 2026 sebagai bulan dengan lonjakan signifikan setelah sempat mengalami penurunan beruntun pada periode Maret hingga Mei.

Pelaksana tugas Kepala BPS Provinsi Papua Akhmad Jaelani mengungkapkan bahwa mayoritas wisatawan yang masuk melalui pintu keimigrasian di Kota Jayapura berasal dari kawasan Oseania. Tercatat 13.465 kunjungan berasal dari kawasan tersebut sepanjang Juni 2026.

Mengapa Wisatawan Oseania Mendominasi Kunjungan ke Papua?

Dekatnya jarak geografis menjadi salah satu faktor utama. Selain Oseania, BPS juga mencatat kunjungan dari kawasan Asia sebanyak 130 kunjungan, Amerika tujuh kunjungan, dan Eropa enam kunjungan. Sementara itu, tidak ada kunjungan wisman dari kawasan Timur Tengah yang tercatat pada periode yang sama.

Fluktuasi kunjungan wisman sepanjang semester pertama 2026 cukup dinamis. Januari menjadi puncak dengan 14.993 kunjungan, namun angka tersebut terus terkoreksi hingga Mei sebelum akhirnya kembali menguat pada Juni.

Kinerja Wisatawan Nusantara dan Tingkat Hunian Hotel

Di sisi domestik, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Juni 2026 mencapai 215.250 perjalanan. Jumlah ini sedikit turun 0,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi secara kumulatif Januari hingga Juni tercatat 1.434.589 perjalanan atau tumbuh 8,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dengan daerah tujuan utama yakni Kota Jayapura dengan porsi 40,06 persen, disusul Kabupaten Jayapura sebesar 28,06 persen dan Kabupaten Keerom sebesar 11,75 persen," kata Akhmad Jaelani di Jayapura, Rabu.

Bagaimana Okupansi Hotel di Papua Saat Ini?

Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Juni 2026 tercatat 40,28 persen. Adapun hotel non bintang berada di angka 18,28 persen pada periode yang sama.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang mencapai 1,74 hari, sementara hotel non bintang mencatat 1,45 hari. Data ini menunjukkan pola kunjungan wisatawan yang cenderung singkat namun dengan frekuensi mobilitas yang meningkat.

Akhmad menambahkan bahwa tren kenaikan kunjungan wisman ini mencerminkan mobilitas pelancong asing yang masuk melalui pintu keimigrasian di Kota Jayapura. Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan perhotelan di tanah Papua.

Follow www.papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks